Berikut adalah artikel atau berita yang terjadi di suzuki dengan judul Karimun Wagon R AGS Bisa Merayap yang telah tayang di jinmy.me terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di [email protected], Terimakasih.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, – Berbeda seperti model low cost green car (LCGC) lainnya, Suzuki Indonesia memilih Auto Gear Shift (AGS) buat Karimun Wagon R untuk menjamah kebutuhan konsumen yang mau transmisi otomatis.
Cara kerja AGS unik, rasanya seperti transmisi manual tapi seolah punya asisten pribadi yang kerjanya menekan pedal kopling. AGS memiliki 5-percepatan. Pengoperasian mengemudi terdiri dari pilihan tuas transmisi pada “D” (Drive), “M” (Manual) dengan fitur “+” (menambah posisi gigi) dan “-“ (mengurangi posisi gigi), serta “R” (Reverse).
Tidak ada pilihan “P” (Park), bila sedang parkir pengemudi bisa mematikan mesin mobil dalam kondisi tuas pada posisi D, M, atau R.
Cara kerja kopling pada AGS dikendalikan secara elektronik, jadi porsi penggantian gigi ketika tuas pada posisi D diatur otomatis.
Posisi gigi yang tepat dihitung dari tekanan pedal gas dan variasi kecepatan.
Pengemudi bakal merasakan “jeda” setiap pergantian gigi ke atas, rasanya seperti ada kaki yang butuh waktu tambahan untuk menekan kemudian melepas pedal kopling, seperti mekanisme pada transmisi manual.
Bahkan gejala “jeda” tetap ada ketika pedal gas ditekan penuh dan penggantian gigi di putaran atas, mendekati red line.
Merayap
AGS juga punya fungsi creeping (merayap) ketika tuas pada posisi D, M, atau R. Dari posisi berhenti, meski pedal gas tidak ditekan, kopling otomatis dilepas perlahan hingga mobil mulai merayap.
Meski begitu bIla kondisi tanjakan, mobil akan mundur kalau pedal gas tidak ditekan. Fungsi merayap bakal berhenti jika pedal rem ditekan, rem parkir aktif, atau pintu terbuka saat posisi tuas pada D, M, atau R.
Biar Kopling Awet
Agar kopling awet, dalam buku manual Karimun Wagon R AGS disarankan jangan mengandalkan pedal gas atau fungsi merayap untuk menahan kendaraan ketika tanjakan. Bila terlalu lama demikian sinyal peringatan akan berbunyi.
Selain itu hindari sering menggeser posisi tuas di antara D, M, dan R ketika mesin sedang bekerja dan menggunakan gigi tinggi saat kecepatan rendah.(*)
Artikel atau berita di atas tidak berkaitan dengan situasi apapun, diharapkan bijak dalam mempercayai atau memilih bacaan yang tepat. Terimakasih.